Boarding Pass Jangan Asal Difoto! Ini Risikonya
Jangan Upload Boarding Pass Sembarangan! Ada Data Penting di Dalamnya
Ahmad Syahri Wijayanto
Baru mau berangkat liburan ke luar negeri, rasanya pengin langsung upload foto boarding pass ke Instagram Story!
Tapi tunggu dulu. Tahukah kamu kalau boarding pass menyimpan sejumlah informasi penting yang sebaiknya tidak dibagikan sembarangan?
Bukan cuma nama dan nomor penerbangan, kode yang tercetak pada boarding pass juga bisa memuat data perjalananmu.
Sebelum mengunggahnya ke media sosial, pahami beberapa risiko berikut!
1. Boarding Pass Memuat Data Pribadi
Boarding pass umumnya mencantumkan informasi seperti:
-
Nama penumpang.
-
Nomor penerbangan.
-
Tanggal dan rute perjalanan.
-
Nomor kursi.
-
Kode pemesanan atau informasi perjalanan tertentu.
Sebagian data tersebut bisa dimanfaatkan orang lain untuk mencari informasi tambahan atau mencoba mengakses detail pemesanan.
Karena itu, jangan menganggap boarding pass hanya sebagai tiket biasa.
Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/ helwa_group/
Sumber gambar: unsplash.com
2. Barcode dan QR Code Bisa Menyimpan Informasi
Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah barcode atau QR code pada boarding pass.
Kode tersebut dapat memuat informasi perjalanan yang bisa dibaca menggunakan perangkat pemindai tertentu.
Walaupun bentuknya hanya garis atau kotak hitam putih, bukan berarti informasi di dalamnya aman untuk dipublikasikan.
Tips aman: Jangan memperlihatkan barcode atau QR code boarding pass secara utuh di media sosial.
3. Kode Booking Bisa Disalahgunakan
Beberapa boarding pass mencantumkan kode pemesanan atau Passenger Name Record (PNR).
Pada sistem maskapai tertentu, kode pemesanan yang digabungkan dengan informasi lain, seperti nama belakang, dapat digunakan untuk membuka detail reservasi.
Tingkat akses dan perlindungannya berbeda-beda pada setiap maskapai.
Untuk mengurangi risiko, hindari membagikan kode booking kepada orang yang tidak berkepentingan.
4. Informasi Perjalanan Bisa Diketahui Orang Lain
Mengunggah boarding pass juga dapat memperlihatkan kapan dan ke mana kamu bepergian.
Jika digabungkan dengan unggahan lain, informasi tersebut bisa mengungkap pola perjalanan atau waktu kamu sedang tidak berada di rumah.
Sebaiknya, pertimbangkan kembali sebelum membagikan jadwal penerbangan secara terbuka.
5. Menghapus Foto Belum Tentu Menghilangkan Risikonya
Foto yang sudah diunggah ke media sosial mungkin telah dilihat, disimpan, atau diambil tangkapan layarnya oleh orang lain.
Menghapus unggahan memang dapat membatasi akses berikutnya, tetapi tidak menjamin semua salinannya ikut hilang.
Karena itu, lebih baik memeriksa foto sebelum dipublikasikan daripada memperbaikinya setelah terlanjur tersebar.
6. Kalau Mau Upload, Tutupi Bagian Penting
Bukan berarti kamu sama sekali tidak boleh membagikan momen keberangkatan.
Namun, pastikan informasi sensitif tidak terlihat.
Bagian yang sebaiknya ditutupi antara lain:
-
Nama lengkap.
-
Kode booking atau PNR.
-
Barcode dan QR code.
-
Nomor tiket atau identitas lain yang tercetak.
-
Detail perjalanan yang tidak ingin dipublikasikan.
Cara paling aman adalah mengambil foto tanpa menampilkan boarding pass, misalnya foto koper, suasana bandara, atau pemandangan dari jendela pesawat.
7. Buang Boarding Pass dengan Aman
Risiko tidak hanya berasal dari unggahan digital. Boarding pass fisik yang dibuang sembarangan juga dapat memperlihatkan informasi perjalanan.
Setelah tidak diperlukan, sobek atau hancurkan bagian yang memuat identitas, kode pemesanan, dan barcode.
Untuk boarding pass digital, simpan di aplikasi atau folder yang aman dan hapus salinan yang sudah tidak dibutuhkan.
|
Baca juga: Paket Umroh Plus Jalan-jalan ke Mesir 2027 dengan Hotel Bintang 5 Paket Umroh Plus Jalan-jalan ke Mesir 2026 dengan Hotel Bintang 5. Nikmati pengalaman spiritual dan wisata sejarah dalam satu perjalanan bersama Helwa Group. Booking Sekarang, Promo Terbatas! |
Checklist Sebelum Upload Foto Traveling
-
Pastikan nama lengkap tidak terlihat.
-
Tutupi kode booking atau PNR.
-
Jangan tampilkan barcode dan QR code.
-
Periksa informasi penerbangan yang terlihat.
-
Hindari membagikan detail perjalanan secara berlebihan.
-
Periksa kembali foto sebelum dipublikasikan.
Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/

Kesimpulan
Boarding pass bukan sekadar bukti untuk naik pesawat. Di dalamnya terdapat informasi pribadi dan perjalanan yang perlu dijaga.
Mengunggah boarding pass secara sembarangan dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan data, terutama jika kode pemesanan dan barcode terlihat jelas.
Jadi, sebelum membagikan momen keberangkatan, pastikan informasi penting sudah disembunyikan. Momen liburan tetap bisa dibagikan tanpa harus mengorbankan keamanan data pribadi. Semoga dapat dipahami ya semuaya, sampai jumpa lagi!
Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/
Sumber gambar: unsplash.com

Sumber gambar: Unsplash.com
Kenapa Harus Pilih Helwa Group?
- Terdaftar resmi di Kemenag RI (PPIU)
- Ratusan jamaah puas & repeat tiap tahun
- Harga transparan, tanpa biaya tersembunyi
- Group eksklusif, suasana kekeluargaan
- Manasik lengkap & support sebelum keberangkatan
Fasilitas untuk Jamaah
- Makan 3x Sehari
- Visa Umrah
- Perlengkapan Umrah
- Tiket pesawat PP dengan tanggal Keberangkatan yang Pasti
- Tour Leader dan Muthawif
- Hotel Penginapan yang Pasti Hotel Makkah Bintang 5 dekat dengan Masjidil Haram
- Transportasi Ekslusif Selama Perjalanan
- Dokumentasi untuk jamaah selama ibadah oleh Tim Profesional
Hubungi Whatsapp kami di 085772000076
Helwa Group
Jam Operasional:
Senin – Jumat: 09.00 – 17.00
Jl RTM Perum Griya Tugu Asri blok C7/20 Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Indonesia

