Mau Liburan ke Luar Negeri? 7 Etika Ini Jangan Sampai Kamu Langgar

Kategori : Tips, Features, Wisata, Ditulis pada : 14 September 2026, 09:20:32

7 Etika yang Wajib Diketahui ketika di Luar Negeri agar Tidak Menyinggung Budaya Lokal

Ahmad Syahri Wijayanto

Traveling ke luar negeri bukan cuma soal paspor, tiket pesawat, hotel, dan itinerary.

Ada satu hal yang sering terlupakan: budaya lokal.

Kebiasaan yang dianggap normal di Indonesia belum tentu diterima dengan cara yang sama di negara lain. Cara berpakaian, berbicara, mengambil foto, memberikan tip, sampai gestur tangan tertentu bisa memiliki arti berbeda.

Kesalahan kecil mungkin terlihat sepele, tetapi dalam kondisi tertentu bisa membuat masyarakat lokal merasa tidak nyaman bahkan berpotensi melanggar aturan setempat.

Supaya liburan tetap menyenangkan, berikut 7 etika yang wajib diketahui turis sebelum traveling ke luar negeri.

1. Jangan Asal Foto Orang

Melihat pakaian tradisional, aktivitas pasar, atau kehidupan masyarakat lokal memang menarik untuk diabadikan.

Namun, jangan langsung mengarahkan kamera ke seseorang tanpa mempertimbangkan privasinya.

Jika ingin mengambil foto seseorang dari jarak dekat, biasakan meminta izin terlebih dahulu.

Hal ini semakin penting ketika memotret anak-anak, aktivitas keagamaan, masyarakat adat, atau seseorang yang berada di area privat.

Kalimat sederhana seperti “May I take a photo?” bisa menunjukkan bahwa kamu menghargai mereka.

Ingat, masyarakat lokal bukan objek wisata.

Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/helwa_group/

makanan di pasar.png

Sumber gambar: unsplash.com

a woman standing on top of a metal fence

Sumber gambar: unsplash.com

2. Perhatikan Pakaian Saat Mengunjungi Tempat Tertentu

Pakaian yang nyaman digunakan untuk berjalan-jalan belum tentu cocok digunakan di semua tempat.

Masjid, gereja, kuil, kompleks keagamaan, situs bersejarah, atau kawasan tertentu mungkin memiliki aturan berpakaian.

Ada tempat yang meminta pengunjung menutup bahu atau lutut, melepas alas kaki, menggunakan penutup kepala, atau mengenakan pakaian yang lebih sopan.

Sebelum datang, cari informasi mengenai dress code destinasi tersebut.

Jangan sampai sudah menempuh perjalanan jauh tetapi akhirnya tidak diperbolehkan masuk karena pakaian tidak sesuai.

3. Pelajari Gestur Tubuh yang Dianggap Tidak Sopan

Ini salah satu hal yang sering tidak disadari traveler.

Sebuah gestur tangan dapat memiliki arti positif di satu negara, tetapi mempunyai makna berbeda di negara lainnya.

Begitu pula dengan menunjuk seseorang, menyentuh kepala, memperlihatkan telapak kaki, kontak mata, atau cara memberikan barang.

Karena maknanya sangat bergantung pada budaya setempat, hindari menganggap semua gestur memiliki arti universal.

Sebelum berangkat, cari informasi sederhana mengenai “etiquette” atau “things not to do” di negara tujuan.

Riset lima menit bisa menghindarkanmu dari situasi yang tidak nyaman.

4. Jangan Berisik Hanya karena Sedang Liburan

Datang bersama rombongan memang menyenangkan. Namun, tetap perhatikan volume suara.

Berbicara atau tertawa terlalu keras dapat dianggap mengganggu di tempat-tempat tertentu, terutama di transportasi umum, tempat ibadah, museum, lingkungan permukiman, dan restoran yang tenang.

Perhatikan bagaimana masyarakat sekitar berperilaku.

Jika satu gerbong kereta terlihat tenang, sebaiknya hindari menelepon atau berbicara keras.

Kita sedang berkunjung ke tempat mereka, bukan sebaliknya.

Baca juga: Paket Umroh Plus Jalan-jalan ke Mesir 2026 dengan Hotel Bintang 5

Paket Umroh Plus Jalan-jalan ke Mesir 2026 dengan Hotel Bintang 5. Nikmati pengalaman spiritual dan wisata sejarah dalam satu perjalanan bersama Helwa Group. 

Booking Sekarang, Promo Terbatas!

5. Hormati Aturan di Tempat Ibadah

Tempat ibadah sering menjadi destinasi wisata karena memiliki arsitektur dan sejarah yang menarik.

Namun, fungsi utamanya tetap sebagai tempat beribadah.

Ketika mengunjunginya, perhatikan aturan mengenai pakaian, alas kaki, fotografi, area yang boleh dimasuki, serta waktu kunjungan.

Jangan berjalan melewati orang yang sedang beribadah hanya untuk mendapatkan foto terbaik.

Hindari pula membuat konten dengan pose atau tindakan yang tidak sesuai dengan kesakralan tempat tersebut.

Foto bagus bisa dicari lagi. Menghormati orang yang sedang beribadah jauh lebih penting.

6. Jangan Menganggap Budaya Indonesia Berlaku di Mana-Mana

Salah satu kesalahan traveler pemula adalah menggunakan kebiasaan di negara asal sebagai standar untuk menilai negara lain.

Misalnya soal antre, memberikan tip, cara makan, melepas sepatu, membuang sampah, berbicara dengan orang asing, atau menggunakan transportasi umum.

Setiap negara bahkan setiap daerah bisa memiliki kebiasaan berbeda.

Daripada mengatakan:

“Kok di sini aneh?”

Lebih baik bertanya:

“Memangnya kebiasaan masyarakat di sini bagaimana?”

Traveling akan jauh lebih menarik ketika kita datang bukan hanya untuk melihat tempat baru, tetapi juga untuk memahami cara hidup masyarakatnya.

7. Pelajari Aturan Lokal Sebelum Berangkat

Tidak semua kesalahan budaya hanya berakhir dengan tatapan tidak nyaman.

Beberapa tindakan bisa berkaitan dengan aturan atau hukum setempat.

Aturan mengenai merokok, membuang sampah, menyeberang jalan, mengambil foto, penggunaan drone, membawa obat-obatan tertentu, minuman beralkohol, hingga perilaku di tempat umum dapat berbeda antarnegara.

Alasan “saya tidak tahu” belum tentu membebaskan traveler dari aturan.

Karena itu, sebelum berangkat, periksa informasi perjalanan dari otoritas resmi negara tujuan dan sumber pemerintah yang relevan.

Bonus: Jangan Lakukan Sesuatu Hanya demi Konten

Di era media sosial, ada satu etika traveling tambahan yang semakin penting.

Tidak semua tempat harus dijadikan konten.

Hindari membuat video yang mengganggu masyarakat, menghalangi jalan, memasuki area terlarang, memanjat bangunan, merusak lingkungan, atau menggunakan tempat sakral hanya untuk mengejar konten viral.

Jika ingin mengambil gambar, tanyakan:

Apakah tindakan saya mengganggu orang lain?

Apakah saya diperbolehkan mengambil gambar di sini?

Apakah konten ini menghormati masyarakat dan tempat yang saya kunjungi?

Konten yang bagus tidak harus dibuat dengan mengorbankan kenyamanan orang lain.

flyer direct terbaru januari.PNG

Checklist Etika Sebelum Traveling ke Negara Lain

Sebelum berangkat, luangkan waktu beberapa menit untuk mencari tahu:

  • budaya dan kebiasaan masyarakat setempat,
  • aturan berpakaian,
  • etika di tempat ibadah,
  • aturan fotografi,
  • gestur yang perlu dihindari,
  • budaya antre dan transportasi umum,
  • kebiasaan memberikan tip,
  • serta hukum dasar yang perlu diketahui wisatawan.

Simpan informasi penting di HP agar bisa dibaca kembali selama perjalanan.

Kenapa Etika Traveling Itu Penting?

Menjadi traveler yang baik bukan hanya tentang tidak melanggar hukum.

Cara kita memperlakukan masyarakat lokal juga ikut membentuk kesan mereka terhadap wisatawan dari negara asal kita.

Kita mungkin hanya berada di sebuah negara selama beberapa hari. Namun, masyarakat lokal menjalani kehidupan sehari-hari di tempat tersebut.

Karena itu, prinsip sederhana yang bisa dibawa ke mana pun adalah:

Datang sebagai tamu, pulang dengan meninggalkan kesan baik.

Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/helwa_group/

man in brown jacket and brown pants standing on stairs

Sumber gambar: Unsplash.com

IMG_5382.JPG

Kesimpulan

Setiap negara memiliki budaya, kebiasaan, dan aturan yang berbeda. Sesuatu yang dianggap biasa di Indonesia belum tentu dianggap biasa di tempat lain.

Karena itu, sebelum traveling ke luar negeri, jangan hanya mempelajari destinasi wisata. Pelajari juga masyarakatnya.

Hormati privasi ketika mengambil foto, gunakan pakaian yang sesuai, jaga perilaku di tempat ibadah, pahami kebiasaan lokal, dan patuhi aturan yang berlaku.

Traveler yang berpengalaman bukan cuma tahu harus pergi ke mana, tetapi juga tahu bagaimana harus bersikap ketika sampai di sana. Sampai jumpa lagi ya travelers!

Kenapa Harus Pilih Helwa Group?

  •  Terdaftar resmi di Kemenag RI (PPIU)
  •  Ratusan jamaah puas & repeat tiap tahun
  •  Harga transparan, tanpa biaya tersembunyi
  •  Group eksklusif, suasana kekeluargaan
  •  Manasik lengkap & support sebelum keberangkatan

Fasilitas untuk Jamaah

  1. Makan 3x Sehari
  2. Visa Umrah
  3. Perlengkapan Umrah
  4. Tiket pesawat PP dengan tanggal Keberangkatan yang Pasti
  5. Tour Leader dan Muthawif 
  6. Hotel Penginapan yang Pasti Hotel Makkah Bintang 5 dekat dengan Masjidil Haram
  7. Transportasi Ekslusif Selama Perjalanan
  8. Dokumentasi untuk jamaah selama ibadah oleh Tim Profesional

Hubungi Whatsapp kami di 085772000076

Helwa Group
Jam Operasional:
Senin – Jumat: 09.00 – 17.00
Jl RTM Perum Griya Tugu Asri blok C7/20 Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Indonesia

7 Etika yang Wajib Diketahui ketika di Luar Negeri agar Tidak Menyinggung Budaya Lokal

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://prohajj.co.id