Makam Rasulullah di Madinah: Sejarah, Adab Ziarah, dan Makna Spiritual yang Perlu disimak!

Kategori : Features, Ditulis pada : 18 November 2025, 10:49:17

Makam Rasulullah

Bagi jutaan Muslim di seluruh dunia, Masjid Nabawi bukan hanya sebuah masjid, bangunan penuh cinta, rindu, dan ketenangan. Di dalamnya bersemayam sosok termulia yang pernah Allah kirim ke muka bumi: Sayyidina Rasulullah Muhammad, bersama dua sahabat tercintanya, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab.

Berziarah ke makam Rasulullah bukan sekadar “mengunjungi tempat bersejarah.” Ini adalah perjalanan hati. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah singkat Makam Rasulullah, posisi makam sebenarnya, hingga adab ziarah yang benar agar setiap langkah kamu sebagai ibadah mulia: 

1. Sejarah Singkat Makam Rasulullah 

Makam Rasulullah berada di dalam rumah beliau sendiri, yaitu rumah Aisyah radhiyallahu ‘anha. Saat Rasulullah wafat, para sahabat sepakat bahwa para nabi dimakamkan di tempat mereka wafat, sebagaimana sabda beliau.

Beberapa tahun kemudian, saat Rasulullah wafat, Abu Bakar dimakamkan tepat di sampingnya. Lalu Umar menyusul setelah mendapatkan izin dari Aisyah untuk dimakamkan di ruang yang tersisa.

Inilah sebabnya mengapa makam Nabi berada di dalam Masjid Nabawi saat ini. Bukan karena dari awal dibangun di masjid, tetapi karena perluasan masjid dari masa ke masa.

Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/helwa_group/

367.jpg

2. Di Mana Letak Makam Rasulullah yang Sebenarnya?

Bagian yang sering menyisakan rasa penasaran jamaah adalah posisi makam sebenarnya. Secara struktur: Makam berada di ruang tertutup, yang disebut Hujrah Aisyah. Di luar ruangan itu terdapat pagar berlapis dan sebuah bentuk segilima yang sengaja dibuat untuk mencegah siapa pun mengetahui titik tepat makam. Ini adalah bentuk penjagaan aqidah agar tidak terjadi penyembahan pada kuburan.

Jamaah hanya bisa melihat kisi-kisi hijau dari luar pagar, tepat di sisi timur Masjid Nabawi. Di balik kisi-kisi tersebutlah ruang yang menjadi tempat peristirahatan Rasulullah

3. Adab Ziarah ke Makam Rasulullah ﷺ

Ziarah ke makam Nabi adalah ibadah yang mulia, tetapi tetap harus dilakukan dengan adab yang sesuai tuntunan.

Mengucapkan salam dengan lembut

Gunakan kalimat salam yang diajarkan para ulama:
“Assalāmu ‘alaika ayyuhan-Nabiyyu wa rahmatullāhi wa barakātuh.”

Perlu diingat, hanya sekedar dalam hati tidak mengapa, suara kecil saja dan tidak perlu meninggikan suara.

Tidak berdoa kepada Nabi, hanya di dekat Nabi

Doa hanya ditujukan kepada Allah, bukan kepada Rasulullah. Ziarah bukan untuk “meminta,” melainkan untuk mengirimkan salam.

Tidak memegang pagar atau mengusap tembok

Sejatinya Tidak ada dalil yang menganjurkan hal ini. Cukup berdiri dengan hormat, penuh cinta, tanpa mengganggu jamaah lain.

Tidak memotret dan tidak berlama-lama

Area makam Rasulullah adalah area yang sangat padat. Fokus pada ibadah, bukan dokumentasi.

Perbanyak Shalawat di luar makam

Malaikat akan menyampaikan setiap selawat kepada Rasulullah, di mana pun Anda berada.

Baca juga: Paket Umroh Plus Jalan-jalan ke Mesir 2026 dengan Hotel Bintang 5

Paket Umroh Plus Jalan-jalan ke Mesir 2026 dengan Hotel Bintang 5. Nikmati pengalaman spiritual dan wisata sejarah dalam satu perjalanan bersama Helwa Group. 

Booking Sekarang, Promo Terbatas!

Artboard 1.png

4. Ketenangan Spiritual yang Dirasakan Jamaah

Banyak jamaah menangis tanpa sadar saat berada di depan makam Rasulullah. Ini bukan karena tempatnya, tapi karena ingatan pada perjuangan Rasulullah, rasa syukur bisa menginjak kota beliau dan perasaan rindu yang tidak pernah selesai.

Ziarah ke makam Rasulullah adalah momen yang membuat kita bertanya:

“Sudahkah aku menjalani hidup sesuai ajaran beliau?”

5. Apakah Ziarah ke Makam Nabi Termasuk Rukun Umroh?

Banyak mengenai Ziarah ke Makam Rasulullah apakah termasuk rukun umroh, Jawabannya Tidak. Namun, para ulama sepakat ziarah ke Masjid Nabawi adalah amalan mulia dengan pahala besar.

Bahkan, Rasulullah bersabda bahwa salat di Masjid Nabawi lebih utama 1.000 kali lipat dibanding masjid lain kecuali Masjidil Haram.

Nah itu tadi penjelasan mengenai Makam Rasulullah. Ziarah ke Makam Rasulullah bukan seremoni. Bukan formalitas dalam paket perjalanan.
Bukan sekadar “bungkus ziarah.” Ini adalah momen pulangnya hati seorang Muslim kepada sosok yang paling mencintainya, bahkan sebelum kita dilahirkan.

Semoga Allah mengundang kita semua khususnya yang belum pernah menginjakan kaki ke sana agar disegerakan untuk diizinkan untuk bisa pergi ke Masjid Nabawi, membuka Raudhah, dan mempertemukan kita dalam salam kepada Rasulullah dengan hati yang bersih. Aamiin ya kak. Sekian dulu kita ketemu lagi di next artikel ya! 

Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/helwa_group/

371.jpg

370.jpg

Kenapa Harus Pilih Helwa Group?

  •  Terdaftar resmi di Kemenag RI (PPIU)
  •  Ratusan jamaah puas & repeat tiap tahun
  •  Harga transparan, tanpa biaya tersembunyi
  •  Group eksklusif, suasana kekeluargaan
  •  Manasik lengkap & support sebelum keberangkatan

Fasilitas untuk Jamaah

  1. Makan 3x Sehari
  2. Visa Umrah
  3. Perlengkapan Umrah
  4. Tiket pesawat PP dengan tanggal Keberangkatan yang Pasti
  5. Tour Leader dan Muthawif 
  6. Hotel Penginapan yang Pasti Hotel Makkah Bintang 5 dekat dengan Masjidil Haram
  7. Transportasi Ekslusif Selama Perjalanan
  8. Dokumentasi untuk jamaah selama ibadah oleh Tim Profesional

372.jpg

Hubungi Whatsapp kami di 085772000076

Helwa Group
Jam Operasional:
Senin – Jumat: 09.00 – 17.00
Jl RTM Perum Griya Tugu Asri blok C7/20 Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Indonesia

Makam Rasulullah

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id