Apa yang Harus Dilakukan Setelah Umroh? Begini agar Nilai Ibadah Terus Terjaga!
Apa yang Harus Dilakukan Setelah Umroh? Panduan Lengkap Pasca Ibadah agar Umroh Tidak Berhenti di Tanah Suci
Ahmad Syahri Wijayanto
Banyak jamaah merasa haru, tenang, dan seolah terlahir kembali setelah umroh. Namun muncul satu pertanyaan penting yang sering terlupakan:
apa yang harus dilakukan setelah pulang dari umroh?
Dalam Islam, umroh bukan garis akhir, melainkan titik awal perubahan. Ibadah umroh akan benar-benar bernilai jika dampaknya terasa setelah kita kembali ke rumah—dalam akhlak, ibadah, dan cara menjalani hidup. Artikel ini akan membahas secara lengkap dan praktis apa saja yang seharusnya dilakukan setelah umroh agar ibadah tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi berlanjut sebagai amal nyata.
1. Menjaga Niat dan Tidak Membanggakan Umroh
Hal pertama yang harus dijaga setelah umroh adalah niat. Umroh bukan prestasi, bukan status sosial, dan bukan gelar kehormatan.
Rasulullah mengajarkan bahwa amal yang paling dicintai Allah adalah yang ikhlas, bukan yang paling sering diceritakan. Karena itu:
-
hindari membanggakan ibadah,
-
hindari merasa lebih suci dari orang lain,
-
dan jaga hati dari ujub serta riya.
Umroh yang mabrur justru membuat seseorang semakin rendah hati, bukan semakin tinggi diri.
2. Menjaga Salat Lima Waktu dengan Lebih Disiplin
Jika selama di Tanah Suci salat terasa mudah dan ringan, maka ujiannya justru dimulai setelah pulang.
Tanda umroh yang berdampak:
-
salat tepat waktu,
-
lebih menjaga salat berjamaah,
-
lebih khusyuk dan sadar saat berdiri di hadapan Allah.
Jika salat mulai kembali longgar, itu menjadi alarm spiritual bahwa semangat umroh perlu dihidupkan kembali.
3. Memperbaiki Akhlak dan Sikap Sehari-hari
Umroh tidak hanya membersihkan dosa, tetapi juga melatih akhlak:
-
sabar saat antre,
-
menahan emosi,
-
memaafkan,
-
dan menghormati sesama.
Semua itu seharusnya terbawa pulang. Umroh yang benar akan terlihat dari:
-
cara bicara yang lebih lembut,
-
emosi yang lebih terkendali,
-
dan sikap yang lebih bijak dalam menghadapi masalah.
Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/

4. Menjaga Istiqamah Ibadah Sunnah
Setelah umroh, sangat dianjurkan untuk:
-
menjaga salat sunnah rawatib,
-
memperbanyak dzikir dan istighfar,
-
membaca Al-Qur’an secara rutin,
-
memperbanyak shalawat.
Tidak perlu langsung banyak. Sedikit tapi konsisten jauh lebih dicintai Allah daripada banyak tapi hanya sesaat.
5. Menghindari Maksiat yang Pernah Ditinggalkan
Salah satu tanda diterimanya umroh adalah meninggalkan kebiasaan buruk:
-
lisan yang dulu mudah menyakiti,
-
kebiasaan lalai dari ibadah,
-
dosa yang dulu dianggap biasa.
Jika seseorang kembali pada maksiat yang sama tanpa rasa bersalah, maka perlu muhasabah: apakah umroh benar-benar menyentuh hati?
6. Memperbanyak Sedekah dan Kepedulian Sosial
Umroh mengajarkan bahwa:
-
semua manusia sama di hadapan Allah,
-
kekayaan hanyalah titipan,
-
dan harta akan dimintai pertanggungjawaban.
Karena itu, setelah umroh:
-
perbanyak sedekah,
-
peduli pada keluarga dan tetangga,
-
ringankan beban orang lain semampunya.
Umroh yang hidup akan melahirkan kepedulian, bukan keegoisan.
Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/


7. Tidak Meremehkan Dosa Kecil
Setelah umroh, hati biasanya lebih sensitif terhadap dosa. Ini adalah nikmat besar yang harus dijaga.
Jangan biasakan:
-
menunda salat,
-
berdusta kecil,
-
bergunjing,
-
atau meremehkan adab.
Karena dosa kecil yang diulang-ulang bisa menjadi besar di sisi Allah.
8. Menjaga Lingkungan dan Pergaulan
Lingkungan sangat memengaruhi istiqamah pasca umroh.
Carilah:
-
teman yang mengingatkan pada kebaikan,
-
majelis ilmu,
-
atau komunitas yang menjaga nilai ibadah.
Jika kembali ke lingkungan lama yang menjauhkan dari Allah, maka semangat umroh akan perlahan memudar.
9. Terus Berdoa agar Umroh Diterima
Para salafus shalih lebih takut umrohnya tidak diterima daripada bangga telah melaksanakannya.
Perbanyak doa:
-
agar amal diterima,
-
agar dosa benar-benar diampuni,
-
agar Allah menjaga istiqamah hingga akhir hayat.
Karena diterimanya amal adalah urusan Allah, bukan klaim manusia.
Kunjungi sosial media instagram kami di: https://www.instagram.com/

Kesimpulan
Setelah umroh, tugas seorang hamba belum selesai. Justru di sanalah perjuangan dimulai—menjaga hati, amal, dan akhlak agar tetap selaras dengan nilai-nilai Tanah Suci.
Umroh yang mabrur bukan diukur dari air mata di depan Ka’bah, tetapi dari perubahan nyata setelah kembali ke rumah. Jika iman lebih terjaga, ibadah lebih hidup, dan akhlak lebih baik, maka insyaAllah umroh itu tidak sia-sia.
Kenapa Harus Pilih Helwa Group?
- Terdaftar resmi di Kemenag RI (PPIU)
- Ratusan jamaah puas & repeat tiap tahun
- Harga transparan, tanpa biaya tersembunyi
- Group eksklusif, suasana kekeluargaan
- Manasik lengkap & support sebelum keberangkatan
Fasilitas untuk Jamaah
- Makan 3x Sehari
- Visa Umrah
- Perlengkapan Umrah
- Tiket pesawat PP dengan tanggal Keberangkatan yang Pasti
- Tour Leader dan Muthawif
- Hotel Penginapan yang Pasti Hotel Makkah Bintang 5 dekat dengan Masjidil Haram
- Transportasi Ekslusif Selama Perjalanan
- Dokumentasi untuk jamaah selama ibadah oleh Tim Profesional
|
Baca juga: Paket Umroh Plus Jalan-jalan ke Mesir 2026 dengan Hotel Bintang 5 Paket Umroh Plus Jalan-jalan ke Mesir 2026 dengan Hotel Bintang 5. Nikmati pengalaman spiritual dan wisata sejarah dalam satu perjalanan bersama Helwa Group. Booking Sekarang, Promo Terbatas! |

Hubungi Whatsapp kami di 085772000076
Helwa Group
Jam Operasional:
Senin – Jumat: 09.00 – 17.00
Jl RTM Perum Griya Tugu Asri blok C7/20 Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Indonesia
Umroh Plus Mesir
